Sabtu, 09 September 2017

Bermain diluar dengan truk kesayangan

Bismillahirrohmannirrohim...

Anak kinestetik biasanya tidak betah berlama-lama ada di satu tempat dengan melakukan kegiatan yang menuntutnya untuk duduk manis. Maka, kegiatan bebas di luar ruangan merupakan kegiatan favorit bagi anak dengan kecemderungan gaya belajar kinestetik. Begitupun dengan kakak, main di luar bersama truk kesayangan adalah kegiatan favorit nya. Kakak bisa bebas bergerak kesana kemari, mengeksplor banyak hal, memuaskan rasa ingin tahu nya. Seperti ketika kakak berjalan-jalan ke pekarangan dibelakang rumah kami bersama truk nya. Ia mengumpulkan bernagai jenis daun, ranting pohon dan batu-batuan.

Setelah ia mengumpulkan semua itu, ia menghampiri saya dan bercerita, "tadi kakak liat daun banyaaak banget.. Ada yang kecil ada yang besar.. Ini ada yg warna hijau sama warna coklat.. Kenapa warna nya beda bu?"
Dari hal sederhana ini, dari pertanyaan kakak inilah, ibu bisa membantu kakak menggali berbagai pengetahuan tentang daun, batu dan ranting, membandingkan bentuk warna serta ukuran, mengelompokkan berdasarkan jenis dan menjadikan hasil mengumpulkannya ini sebagai sebuah prakarya.

Aah... Hal sederhana ini membuat kami, ibu dan kakak banyak belajar. Dengan gaya belajar kinestetik dan visual, kakak mampu memahami nya dengan baik.


#kuliahbunsayIIP
#Day3
#Tantangan10hari
#Gayabelajaranak
Institut ibu profesional
Kuliah bunda sayang

Jumat, 08 September 2017

Aktifitasku dihari jumat

Bismillahirrohmannirrohim..

Kemampuan belajar anak tidak lepas dari peran kita sebagai orang tua dalam menstimulasi kemampuannya. Walaupun dari beberapa pengamatan kecenderungan gaya belajar kakak adalah visual kinestetik, bukan berarti kita tidak menstimulasi kemampuan auditory nya. Maka, memberikan berbagai kegiatan yang mampu menstimulasi berbagai kemampuan anak adalah suatu keharusan.

Dari hasil pengamatan lalu, kecenderungan kakak adalah dengan gaya belajar kinestetik yaitu dengan gerak. Tentunya hal ini menjadikan kemampuan motorik kasar nya berkembang dengan sangat baik. Namun demikian, kemampuan motorik halus dan auditory nya pun harus terus diasah. Maka dari itu, pagi ini ibu mengajak kakak bermain 3 kegiatan, yaitu :

1. Menghitung jumlah gambar dan mencocokkan dengan angka.
Karena gaya belajar kakak adalah kinestetik, pastinya cara ia menghitung tidaklah biasa, dia melakukannya tidak sambil duduk manis tetapi sambil salto, loncat kesana kemari, dll. Ya ibu harus menghadapinya dengan sikap yang tenang.


2. Tracing gambar.
Mumpung kakak sedang bersemangat akhirnya kakak sendiri yang memilih untuk beain menghubungkan titik-titik (tracing). Kegiatan ini ditujukan untuk melatih motorik halus nya, mempersiapkan nya untuk dapat menulis dgn baik dan benar..

3. Mencari Huruf.
Dalam kegiatan ini kakak diminta mendengarkan instruksi dengan seksama, melihat serta memilih huruf-huruf yang sesuai dengan instruksi. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih indera pendengaran dan penglihatan.

Semoga ibu bisa terus secara konsisten menemani kakak menemukan gaya belajar yang kakak paling sukai..

#kuliahbunsayIIP
#Day2
#Tantangan10hari
#Gayabelajaranak
Institut ibu profesional

Kamis, 07 September 2017

Berkunjung ke Balai Budidaya Perikanan Air Tawar

Bismillahirrohmannirrohim...

Materi di tantangan keempat ini adalah tentang Gaya Belajar Anak dengan pengelompokkan gaya belajar visual, auditory dan kinestetis. Sebelum saya menerima materi ini, saya pernah membaca beberapa tulisan mengenai gaya belajar anak. Dari beberapa pengamatan terhadap kakak Rafif (46 bln), kecenderungan gaya belajar nya adalah kinestetis dan visual. Kakak adalah anak yang selalu aktif bergerak, namun selalu tertarik dengan sesuatu yg dilihat nya menarik. Oleh karena nya, untuk memfasilitasi kemampuan belajar kakak agar terpenuhi segala rasa keingintahuannya, kegiatan-kegiatan outdoor dan membaca buku adalah pilihan utama bagi kami.

Seperti hal nya kegiatan beberapa hari lalu. Atas permintaan kakak Rafif yang memang menyukai segala hal tentang ikan, kami pergi mengunjungi Balai Budidaya Perikanan Air Tawar di kota kami. Tempat nya cukup luas. Walaupun kawasan yang dapat dikunjungi terbatas, namun kami masih bisa menikmati beberapa lokasi yang terletak diluar ruangan.




Ditempat ini, kakak bisa bebas berlari-lari menyalurkan energi nya sebagai anak kinestetis yang dikenal suka bergerak. Di tempat ini pula kakak bisa dimanjakan kebutuhan visual nya dengan mengamati berbagai jenis ikan dengan bermacam-macam jenis, warna dan ukuran. Kakak bisa belajar mengenai banyak hal, tak hanya soal ikan tapi tentang berbagai tumbuhan karena ditempat ini pula banyak ditanami pohon-pohon yang rindang. Selain berbagai aspek kohnitif yang didapat, kakak juga belajar mengbangkan aspek sosial nya, bertemu dengan banyak orang mampu meningkatkan kemampuan sosialisasi nya.

Semoga ibu dan ayah selalu bisa memfasilitasi kakak dalam belajar sesuai dengan gaya belajar yang kakak miliki.

#kuliahbunsayIIP
#Day1
#Tantangan10hari
#Gayabelajaranak

Sabtu, 19 Agustus 2017

Memasak Sayur Asem Bersama

Bismillahirrohmannirrohim...

Kebiasaan hidup yang sehat tidak lepas dari asupan makanan sehat agar tubuh senantiasa sehat. Salah satu makanan sehat adalah makanan yg mengandung serat, protein, vitamin, dll. Nah, salah satu olahan makanan yang menurut ibu lengkap kandungan gizi nya adalah sayur asem. Sayur asem terdiri dari banyak sayuran, ada labu siam, terong, kacang merah, kacang panjang, kacang tanah,  melinjo, dll. Proyek kali ini, ibu dan kakak membuat sayur asem bersama.

Pagi hari kakak mengantar ibu belanja sayuran di warung sayur dengan sepeda nya. Disana kakak bantu memilih sayuran yang akan dibeli. Sesampainya di rumah, kami mulai memasak sayur asem yang sudah kami rencanakan. Tentu saja ibu dan kakak berbagi tugas. Kakak bertugas memotong kacang panjang, mengupas kacang merah, mencuci sayuran dan memasukkan sayuran kedalam panci sementara ibu membuat bumbu dan memotong sayuran yang agak keras. Selesai memberi bumbu, kami menunggu hingga sayut matang sambil sesekali mencicipi rasa. Sambil menunghu sayur matang tak lupa ibu buatkan tempe goreng sebagai pendamping makanan nanti. Setelah semua matang, ibu dan kakak segera menyajikan makanan dan makan bersama. Alhamdulillah dengan melibatkan kakak dalam proses memasak ini, kakak makan lebih lahap dari biasanya. Dia senang dan bangga dengan hasil memasaknya. Dengan melibatkan anak dalam berproses maka anak akan bisa belajar menghargai proses itu sendiri.


#Day3
#gamelevel3
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#kuliahbunsayiip

Bunda Sayang
Ibu Profesional
IIP

Jumat, 18 Agustus 2017

Sari kurma dan madu

Bismillahirrohmannirrohim...

Menindaklanjuti proyek yang sudah kami rencanakan yaitu "Menciptakan lingkungan sehat dan menerapkan kebiasaan hidup sehat", kami memulainya dengan membersihkan segala penjuru rumah sebelum kakak kembali ke rumah karena rumah ditinggal agak lama jadi banyak debu dan kotoran. Untuk kegiatan ini hanya ibu yang melakukannya karena ayah masih di jakarta dan kakak masih dalam proses penyembuhan. Ibu sebisa mungkin membersihkan seisi rumah sebelum kakak tiba di rumah. Alhamdulillah kakak tiba di rumah dengan kondisi rumah yang bersih. Semoga kebersihan dan kenyamanan rumah ini akan selalu terjaga agar kami yang tinggal di dalamnya senantiasa sehat.

Langkah kedua agar proyek ini berjalan dengan baik adalah kembali merutinkan mengkonsumsi madu dan sari kurma. Setelah lama tidak mengkonsumsi madu dan sari kurma karena kakak memang kurang suka, akhirnya kami kembali merutinkan kedua suplemen ini. Pada awalnya kakak memang agak enggam untuk meminumnya. Namun, setelah ia melihat ibu dan ayahnya pun Meminumnya, akhirnya kakak mau untuk ikut meminumnya. Semoga hal-hal ini jadi awal yang baik bagi kami untuk terus berikhtiar agar tubuh semakin sehat..

#Day2
#gamelevel3
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#kuliahbunsayiip

Bunda Sayang
Ibu Profesional
IIP

Rabu, 16 Agustus 2017

"Menciptakan lingkungan sehat dan menerapkan kebiasaan hidup sehat"


Bismillahirrohmannirrohim...

Minggu lalu adalah minggu yang cukup sibuk, menegangkan juga melelahkan. Bagaimana tidak, kakak Rafif anak yang selalu aktif dan ceria tiba2 lemas hanya bisa berbaring di tempat tidur dengan nafas yang terengah-engah. Ya, waktu itu sesak nafas kakak kambuh. Kami larikan kakak ke IGD sebuah RS dan alhamdulillah mendapat penanganan yg cepat namun dokter IGD menyatakan bahwa kakak harus dirawat di ruang PICU sementara di RS tsb ruang PICU sedang penuh jadi harus dirujuk ke RS lain. Dengan hanya ibu sendiri utk mengambil semua keputusan dan mengurus semua karena ayah sedang diluar kota, rasanya di hari itu ingin terus menangis. Tapi ibu coba untuk menguatkan diri mengurus semuanya berjam-jam dari pagi mula, hingga kakak dipindahkan ke RS lain. Alhamdulillah setelah tiba di RS yg menjadi tempat rujukan, kakak kembali ditangani oleh dokter dan kondisi saat itu hingga beberapa jam observasi, kakak berangsur membaik. Dan bersyukur sekali kakak dapat dirawat di ruang perawatan biasa tanpa harus di ruang PICU.

Beberapa hari di ruang perawatan akhirnya kakak diperbolehkan pulang untuk perawatan di rumah. Kami tidak langsung pulang ke rumah karena ayah masih di luar kota jadi kami tinggal sementara waktu di rumah nenek hingga kondisi kakak semakin membaik dan ayah pulang kembali.

Alhamdulillah kini kami sudah kembali beraktifitas seperti biasa. Kakak sudah sehat kembali, ibu pun sudah bisa kembali aktif untuk menyelesaikan satu per satu segala pekerjaan yang tertunda.

Salah satu PR ibu yang tertunda adalah game #level3 kelas bunsay. Materi baru bs ibu baca beberapa hari lalu dan wow ternyata tugasnya adalah membuat sebuah proyek. Bingung, ya benar ibu bingung, dengan masih menyesuaikan jadwal harian yang amburadul beberapa hari lalu dan segala keterbatasan waktu akhirnya ibu, kakak dan ayah mulai merencanakan sebuah proyek.

Berbekal pengalaman riwayat kesehatan kakak beberapa hari lalu, maka proyek kami kali ini adalah "Menciptakan lingkungan sehat dan menerapkan kebiasaan hidup sehat". Bukan karena selama ini lingkungan kami tidak sehat, namun dengan kondisi kakak yang seperti kemarin ada beberapa langkah khusus bagi kakak juga ibu dan ayah untuk senantiasa menjaga kesehatan, berikhtiar untuk selalu sehat.

Inilah awal perencanaan proyek kami. Diharapkan dengan adanya proyek ini, kami akan selalu konsisten untuk senantiasa menerapkan pola hidup sehat dan Semoga Allah meridhoi dan memudahkan segala ikhtiar kami.

#Day1
#gamelevel3
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#kuliahbunsayiip

Bunda Sayang
Ibu Profesional
IIP

Jumat, 04 Agustus 2017

Aliran Rasa Game #Level2

Alhamdulillahirobbil'alamin...

Setelah tantangan melatih kemandirian 10 hari berlalu, bukan berarti berhenti untuk melatihnya terus. Tantangan belum usai. Kini tantangan yang dihadapi lagi-lagi adalah soal keistiqomahan atau konsistensi. Karena menjadikan anak mandiri tidaklah instan. Perlu pembiasaan yang berkesinambungan dan contoh teladan yang konsisten. Dengan adanya game level 2 ini merupakan pijakan awal untuk membiasakan anak melakukan kegiatan mandiri. Semoga ibu selalu istiqomah dan sabar dalam membersamai kakak menjadi anak yang mandiri, bertanggungjawab dan percaya diri.

#aliranrasa
#level2
#aliranrasagamelevel2
#melatihkemandirian
#tantangan10hari
#kuliahbunsayiip