Bismillahirrohmannirrohim...
Sejak usia 2 tahun ibu sudah mengenalkan kakak cara menggunakan gunting. Awalnya masih kaku. Ibu coba mengenalkan kakak menggunakan gunting dengan berbagai permainan salah satu nya adalah ketika ibu menyiapkan kakak kegiatan bermain memanen apel dimana ibu siapkan pohon apel dari kertas karton beserta apelnya dan kakak ibu ajak menggunting apel yang akan dipanen. Tahapan awal kakak dilatih untuk menggunting dengan satu kali "cekrek" dan dengan bertahap kakak bisa menggunting dengan lancar. Kenapa menggunting ini menjadi salah satu kegiatan yang ibu ajarkan untuk kakak? Ini berkaitan dengan kemandirian juga. Hal ini terasa manfaatnya saat sekarang. Sebagai contoh, ketika kakak ingin membuka bungkus makanan ringannya kakak tak lagi meminta dibukakan bungkusnya oleh ibu tapi kakak mencari gunting lalu membukanya sendiri. Jika kakak tidak menemukan gunting, dia hanya bertanya dimana letak gunting. Alhamdulillah kemandirian untuk hal-hal kecil.ini membuat ibu bangga pada kakak...
#day8
#level2
#melatihkemandirian
#tantangan10hari
#kuliahbunsayiip
#bunsayiip
#ceritabundarafif
Sabtu, 22 Juli 2017
Mencuci Tangan dan Kaki Sendiri
Bismillahirrohmannirrohim...
Kakak adalah anak yang aktif. Kakak sangat suka main diluar dan kadang lebih suka nyeker atau tidak pakai alas kaki ketika bermain yang pastinya setelah selesai bermain, pulang kerumah dalam keadaan kotor. Tangan, baju dan kaki sangat kotor. Kakak akan pulang ke rumah ketika waktu bermain yang sudah disepakati selesai. Dan ketika pulang pastinya merasa lapar dan lelah kadang langsung mengantuk dan ingin buru-buru masuk kamar untuk tidur. Tentunya dengan kondisi badan kakak yang kotor, ibu tidak mengizinkan kakak untuk langsung tidur. Maka, ibu selalu membiasakan kakak untuk mencuci tangan dan kaki terlebih dahulu setelah main diluar. Awalnya kakak sering ogah-ogahan kalau diajak mencuci tangan dan kaki. Tapi alhamdulillah proses yang tak sebentar membuahkan hasil. Selama beberapa bulan sampai saat ini kakak sudah mandiri berinisiatif sendiri untuk mencuci tangan dan kaki nya sendiri setelah pulang dari bermain di luar.
Seperti inilah membiasakan kemandirian, tak cukup hanya sehari atau dua hari tapi harus selalu konsisten agar kakak pun mampu menjadi anak yang mandiri.
#day7
#level2
#melatihkemandirian
#tantangan10hari
#kuliahbunsayiip
#bunsayiip
#ceritabundarafif
Kakak adalah anak yang aktif. Kakak sangat suka main diluar dan kadang lebih suka nyeker atau tidak pakai alas kaki ketika bermain yang pastinya setelah selesai bermain, pulang kerumah dalam keadaan kotor. Tangan, baju dan kaki sangat kotor. Kakak akan pulang ke rumah ketika waktu bermain yang sudah disepakati selesai. Dan ketika pulang pastinya merasa lapar dan lelah kadang langsung mengantuk dan ingin buru-buru masuk kamar untuk tidur. Tentunya dengan kondisi badan kakak yang kotor, ibu tidak mengizinkan kakak untuk langsung tidur. Maka, ibu selalu membiasakan kakak untuk mencuci tangan dan kaki terlebih dahulu setelah main diluar. Awalnya kakak sering ogah-ogahan kalau diajak mencuci tangan dan kaki. Tapi alhamdulillah proses yang tak sebentar membuahkan hasil. Selama beberapa bulan sampai saat ini kakak sudah mandiri berinisiatif sendiri untuk mencuci tangan dan kaki nya sendiri setelah pulang dari bermain di luar.
Seperti inilah membiasakan kemandirian, tak cukup hanya sehari atau dua hari tapi harus selalu konsisten agar kakak pun mampu menjadi anak yang mandiri.
#day7
#level2
#melatihkemandirian
#tantangan10hari
#kuliahbunsayiip
#bunsayiip
#ceritabundarafif
Merapikan Mainan Sendiri
Bismillahirrohmannirrohim...
Dalam beberapa hari ini, latihan kemandirian kakak dalam hal membersihkan bekas BAK dan BAB nya sendiri masih berlangsung. Kadang kakak masih enggan untuk membersihkannya sendiri, kadang jika kakak mau tapi masih juga harus dibersihkan ulang oleh ibu. Ya, kita masih berproses ya kak. Dan keberhasilan proses ini tidak instan, tidak cukup hanya 1 atau 2 hari hingga bisa sukses. Yang jelas adalah perlu konsistensi ibu dalam membimbing kakak.
Selama dalam proses latihan kemandirian yang ini, proses latihan kemandirian yang lain pun harus berjalan. Kemandirian ini bukan hanya mengenai hal-hal besar tapi juga dengan hal-hal yang kecil. Seperti dalam hal merapikan mainan dan buku setelah bermain. Kadang, kakak masih enggan untuk merapikan kembali mainan-mainan yang berserakan setelah selesai bermain. Disinilah perlu nya ibu untuk bisa bersabar, menahan diri untuk tidak mengomel, menahan diri untuk tidak langsung membereskan mainan-mainan tersebut dan berusaha untuk selalu menerapkan komunikasi produktif pada kakak. Dalam hal ini, ibu berusaha menjelaskan pada kakak bahwa semua milik kakak harus disayang, harus dijaga, ibu juga berudaha menjelaskan mengenai sebab akibat jika kakak tidak merapikan mainan nya. Sebagai contoh, "kalo kakak ga merapikan mainannya, mainannya bisa berserakan, kalo tiba2 terinjak bisa rusak" atau "kalo kakak belum merapikan mainan, rumah jd keliatan berantakan ga enak diliat, kalo rapi akan lebih nyaman untuk ditinggali" dan beberapa kalimat lain yang mudah dimengerti oleh kakak.
Sekali lagi, melatih kemandirian kakak bukan hanya berbicara mengenai kakak tapi juga tentang ibu yang harus terus belajar istiqomah atau konsisten, belajar sabar dan tetap belajar berkomunikasi secara produktif. Semoga Allah memudahkan ikhtiar ini. Aamiin..
#day6
#level2
#melatihkemandirian
#kuliahbunsayiip
#bunsayiip
#tantangan10hari
#ceritabundarafif
Dalam beberapa hari ini, latihan kemandirian kakak dalam hal membersihkan bekas BAK dan BAB nya sendiri masih berlangsung. Kadang kakak masih enggan untuk membersihkannya sendiri, kadang jika kakak mau tapi masih juga harus dibersihkan ulang oleh ibu. Ya, kita masih berproses ya kak. Dan keberhasilan proses ini tidak instan, tidak cukup hanya 1 atau 2 hari hingga bisa sukses. Yang jelas adalah perlu konsistensi ibu dalam membimbing kakak.
Selama dalam proses latihan kemandirian yang ini, proses latihan kemandirian yang lain pun harus berjalan. Kemandirian ini bukan hanya mengenai hal-hal besar tapi juga dengan hal-hal yang kecil. Seperti dalam hal merapikan mainan dan buku setelah bermain. Kadang, kakak masih enggan untuk merapikan kembali mainan-mainan yang berserakan setelah selesai bermain. Disinilah perlu nya ibu untuk bisa bersabar, menahan diri untuk tidak mengomel, menahan diri untuk tidak langsung membereskan mainan-mainan tersebut dan berusaha untuk selalu menerapkan komunikasi produktif pada kakak. Dalam hal ini, ibu berusaha menjelaskan pada kakak bahwa semua milik kakak harus disayang, harus dijaga, ibu juga berudaha menjelaskan mengenai sebab akibat jika kakak tidak merapikan mainan nya. Sebagai contoh, "kalo kakak ga merapikan mainannya, mainannya bisa berserakan, kalo tiba2 terinjak bisa rusak" atau "kalo kakak belum merapikan mainan, rumah jd keliatan berantakan ga enak diliat, kalo rapi akan lebih nyaman untuk ditinggali" dan beberapa kalimat lain yang mudah dimengerti oleh kakak.
Sekali lagi, melatih kemandirian kakak bukan hanya berbicara mengenai kakak tapi juga tentang ibu yang harus terus belajar istiqomah atau konsisten, belajar sabar dan tetap belajar berkomunikasi secara produktif. Semoga Allah memudahkan ikhtiar ini. Aamiin..
#day6
#level2
#melatihkemandirian
#kuliahbunsayiip
#bunsayiip
#tantangan10hari
#ceritabundarafif
Kamis, 20 Juli 2017
Kakak bisa cebok sendiri
Bismillahirrohmannirrohim...
Memulai menanamkan kemandirian pada anak membutuhkan sikap yang konsisten dari ibu sebagai orang tuanya. Dimulai dari beberapa hari lalu dengan mencoba untuk konsisten memotivasi kakak agar dapat makan sendiri secara baik dan disiplin menjadi tantangan awal ibu, karena kakak masih suka bergerak kesana kemari ditengah makan. Hal ini tidak akan instan berubah tapi insya Allah ibu yakin kakak pasti bisa. Begitupun dengan poin kedua melatih kemandirian kakak, yaitu membersihkan bekas BAK dan BAB sendiri. Untuk BAK alhamdulillah kakak sudah bisa membersihkannya sendiri, cebok lalu menyiram bekas air kencing nya. Namun, untuk BAB, kakak masih belum mau cebok sendiri, alasannya "kakak kan belum bisa bu.." jadi untuk BAB ini masih ibu yang cebokin. Tapi pernah satu kali ibu coba mengarahkan tangan kakak untuk berusaha cebok sendiri, alhamdulillah hasilnya tidak buruk. Tangan kakak sudah bisa menjangkau area yang harus dibersihkan. Sekarang yang menjadi tantangan ibu adalah bagaimana meyakinkan kakak bahwa kakak sudah bisa cebok sendiri setelah BAB. Semoga Allah memudahkan proses ini. Aamiin..
#Day5
#level2
#tantangan10hari
#melatihkemandirian
#kuliahbunsayiip
#kuliahbunsay
#ceritabundarafif
Memulai menanamkan kemandirian pada anak membutuhkan sikap yang konsisten dari ibu sebagai orang tuanya. Dimulai dari beberapa hari lalu dengan mencoba untuk konsisten memotivasi kakak agar dapat makan sendiri secara baik dan disiplin menjadi tantangan awal ibu, karena kakak masih suka bergerak kesana kemari ditengah makan. Hal ini tidak akan instan berubah tapi insya Allah ibu yakin kakak pasti bisa. Begitupun dengan poin kedua melatih kemandirian kakak, yaitu membersihkan bekas BAK dan BAB sendiri. Untuk BAK alhamdulillah kakak sudah bisa membersihkannya sendiri, cebok lalu menyiram bekas air kencing nya. Namun, untuk BAB, kakak masih belum mau cebok sendiri, alasannya "kakak kan belum bisa bu.." jadi untuk BAB ini masih ibu yang cebokin. Tapi pernah satu kali ibu coba mengarahkan tangan kakak untuk berusaha cebok sendiri, alhamdulillah hasilnya tidak buruk. Tangan kakak sudah bisa menjangkau area yang harus dibersihkan. Sekarang yang menjadi tantangan ibu adalah bagaimana meyakinkan kakak bahwa kakak sudah bisa cebok sendiri setelah BAB. Semoga Allah memudahkan proses ini. Aamiin..
#Day5
#level2
#tantangan10hari
#melatihkemandirian
#kuliahbunsayiip
#kuliahbunsay
#ceritabundarafif
Minggu, 16 Juli 2017
Kakak belajar membersihkan diri
Bismillahirrohmannirrohim..
Salah satu poin mengenai melatih kemandirian kakak yang lain adalah melatih untuk bisa membersihkan diri setelah BAK maupun BAB. Alhamdulillah kakak sudah lulus toilet training di usia 22 bulan. Setiap kali kakak mau BAK ataupun BAB selalu bilang dan alhamdulillah tak pernah mengompol. Namun untuk urusan membersihkan bekas BAK maupun BAB selalu dibantu oleh ibu. Pernah ibu coba biarkan kakak membersihkan bekas BAK nya namun ada saja yang kurang bersih yang menjadikan ibu belum bisa mempercayai kakak, ditambah dengan ayah yang sangat apik dalam kebersihan, khawatir ada sisa najis yang terinjak atau apalah, jadi untuk menghindari hal-hal itu ibu selalu membantu kakak membersihkan bekas BAK dan BAB nya. Namun, sepertinya hal ini harus diubah secara perlahan dan terarah. Mengingat kakak sudah mulai besar, dan suatu saat jika kakak sekolah, maka kakak harus bisa menguris diri nya sendiri dan tidak merepotkan orang lain. Maka, mulai dari sekarang, ibu mencoba memantapkan hati, meyakinkan diri bahwa kakak pasti bisa membersihkan bekas BAK maupun BAB nya dengan bersih. Perlahan ibu akan terus membimbing kakak melakukan semua nya sendiri. Walau suka geregetan pengen ikut bantu, tp ibu harus bisa menjaga agat kakak bisa jadi anak yang mandiri dan bertanggung jawab. Bismillah ya Kak, pasti bisa!!!
#melatihkemandirian
#bunsayiip
#kuliahbunsayiip
#level2
#tantangan10hari
#ceritabundarafif
#day4
Salah satu poin mengenai melatih kemandirian kakak yang lain adalah melatih untuk bisa membersihkan diri setelah BAK maupun BAB. Alhamdulillah kakak sudah lulus toilet training di usia 22 bulan. Setiap kali kakak mau BAK ataupun BAB selalu bilang dan alhamdulillah tak pernah mengompol. Namun untuk urusan membersihkan bekas BAK maupun BAB selalu dibantu oleh ibu. Pernah ibu coba biarkan kakak membersihkan bekas BAK nya namun ada saja yang kurang bersih yang menjadikan ibu belum bisa mempercayai kakak, ditambah dengan ayah yang sangat apik dalam kebersihan, khawatir ada sisa najis yang terinjak atau apalah, jadi untuk menghindari hal-hal itu ibu selalu membantu kakak membersihkan bekas BAK dan BAB nya. Namun, sepertinya hal ini harus diubah secara perlahan dan terarah. Mengingat kakak sudah mulai besar, dan suatu saat jika kakak sekolah, maka kakak harus bisa menguris diri nya sendiri dan tidak merepotkan orang lain. Maka, mulai dari sekarang, ibu mencoba memantapkan hati, meyakinkan diri bahwa kakak pasti bisa membersihkan bekas BAK maupun BAB nya dengan bersih. Perlahan ibu akan terus membimbing kakak melakukan semua nya sendiri. Walau suka geregetan pengen ikut bantu, tp ibu harus bisa menjaga agat kakak bisa jadi anak yang mandiri dan bertanggung jawab. Bismillah ya Kak, pasti bisa!!!
#melatihkemandirian
#bunsayiip
#kuliahbunsayiip
#level2
#tantangan10hari
#ceritabundarafif
#day4
Semoga selalu istiqomah
Bismillahirrohmannirrohim..
Hari ini sudah hari ke-empat ibu membiasakan kakak makan sendiri. Ibu masih sering geregetan sih kalo liat kakak makan, yang tiba-tiba bergerak sana sini ditengah waktu makan atau sambil ngobrol sana sini. Waktu kakak banyak gerak itu, rasanya ingin sekali mengambil piring nya lalu menyuapinya sampai habis. Tapi ya kalo ibu nya kalah sama "gereget" nya ibu, kakak akan lebih susah untuk bisa makan dengan tertib nanti nya. Sekarang ini, ketika ibu melihat kakak bergerak kesana kemari ditengah makan, ibu akan coba untuk tetap tenang sambil mengingatkan kakak agar tetap tertib ketika makan. Alhamdulillah walau harus mengingatkan beberapa kali kakak mampu menyelesaikan makannya dengan bain dan semakin baik dari hari ke hari. Semoga keistiqomahan ibu dan kakak tetap terjaga hingga kemandirian itu muncul dari kesadaran diri sendiri.
#melatihkemandirian
#bunsayiip
#kuliahbunsayiip
#level2
#tantangan10hari
#ceritabundarafif
#day3
| Makanan kakak yang habis sendiri |
Hari ini sudah hari ke-empat ibu membiasakan kakak makan sendiri. Ibu masih sering geregetan sih kalo liat kakak makan, yang tiba-tiba bergerak sana sini ditengah waktu makan atau sambil ngobrol sana sini. Waktu kakak banyak gerak itu, rasanya ingin sekali mengambil piring nya lalu menyuapinya sampai habis. Tapi ya kalo ibu nya kalah sama "gereget" nya ibu, kakak akan lebih susah untuk bisa makan dengan tertib nanti nya. Sekarang ini, ketika ibu melihat kakak bergerak kesana kemari ditengah makan, ibu akan coba untuk tetap tenang sambil mengingatkan kakak agar tetap tertib ketika makan. Alhamdulillah walau harus mengingatkan beberapa kali kakak mampu menyelesaikan makannya dengan bain dan semakin baik dari hari ke hari. Semoga keistiqomahan ibu dan kakak tetap terjaga hingga kemandirian itu muncul dari kesadaran diri sendiri.
#melatihkemandirian
#bunsayiip
#kuliahbunsayiip
#level2
#tantangan10hari
#ceritabundarafif
#day3
Sabtu, 15 Juli 2017
Nasi Timbel Kakak
Bismillahirrohmannirrohin..
Beberapa hari lalu kakak ikut bersama ibu ke sekolah untuk rapat persiapan tahun ajaran baru. Alhamdulillah kakak kooperatif sekali, asyik bermain tanpa mengganggu rapat dan kegiatan beres-beres ibu bersama guru lain. Sampai seorang ibu penjual timbel beserta lauk pauk mampir ke sekolah kami. Waktu itu kami memang sedang beristirahat. Tiba-tiba kakak minta dibelikan ayam goreng dengan nasi nya dan dia pun bilang "kakak mau makan sendiri". Sempat ragu juga, ini kan bukan di rumah tp di tempat umum, apa kakak bisa makan sendiri tanpa sendok sambil duduk tanpa kemana-mana atau sambil bermain? Tapi karena kakak keukeuh, ibu coba meyakinkan diri bahwa kakak pasti bisa, kalau ibu tidak memberinya kesempatan dan kepercayaan kapan kakak akan bisa. Dan akhirnya ibu belikan kakak satu timbel berikut dengan ayam goreng kesukaannya. Setelah kakak mencuci tangannya sendiri, ia duduk di salah satu sudut kelas untuk memulai makan dan tak lupa membaca doa sebelum makan. Ibu tinggalkan kakak dengan makanannya, dengan terlebih dahulu mengatakan "kakak anak hebat bisa makan sendiri yaa". Ibu coba terus meyakinkan diri kakak bisa bertahan untuk menyelesaikan makanannya. Ketika waktu sudah beberapa menit berjalan ibu melihat kakak sudah berjalan-jalan siap bermain lagi. Langsung ibu mengecek tempat kakak dukuk. Dan ternyata nasi timbel masih sisa setengah lagi dan ayam goreng nya pun tidak habis. Agak kecewa melihat kakak malah asyik main lagi tanpa menyelesaikan makannya setidaknya membereskan bekas makanannya. Tapi ya dipikir lagi, nasi timbel yg disediakan bukan porsi kakak tapi porsi orang dewasa, jadi sebenarnya alhamdulillah bersyukur sekali kakak bisa menyelesaikan makannya walaupun masih ada PR nya yaitu membereskan tempat makan setelah makan.
Dari cerita ini, ada pengalaman baru lagi untuk ibu bahwa ibu harus memulai memberi kepercayaan bagi kakak agar tumbuh rasa keberanian dan kemandirian.
#ceritabundarafif
#level2
#latihankemandirian
#bunsayiip
#kuliahbunsayiip
#tantangan10hari
Beberapa hari lalu kakak ikut bersama ibu ke sekolah untuk rapat persiapan tahun ajaran baru. Alhamdulillah kakak kooperatif sekali, asyik bermain tanpa mengganggu rapat dan kegiatan beres-beres ibu bersama guru lain. Sampai seorang ibu penjual timbel beserta lauk pauk mampir ke sekolah kami. Waktu itu kami memang sedang beristirahat. Tiba-tiba kakak minta dibelikan ayam goreng dengan nasi nya dan dia pun bilang "kakak mau makan sendiri". Sempat ragu juga, ini kan bukan di rumah tp di tempat umum, apa kakak bisa makan sendiri tanpa sendok sambil duduk tanpa kemana-mana atau sambil bermain? Tapi karena kakak keukeuh, ibu coba meyakinkan diri bahwa kakak pasti bisa, kalau ibu tidak memberinya kesempatan dan kepercayaan kapan kakak akan bisa. Dan akhirnya ibu belikan kakak satu timbel berikut dengan ayam goreng kesukaannya. Setelah kakak mencuci tangannya sendiri, ia duduk di salah satu sudut kelas untuk memulai makan dan tak lupa membaca doa sebelum makan. Ibu tinggalkan kakak dengan makanannya, dengan terlebih dahulu mengatakan "kakak anak hebat bisa makan sendiri yaa". Ibu coba terus meyakinkan diri kakak bisa bertahan untuk menyelesaikan makanannya. Ketika waktu sudah beberapa menit berjalan ibu melihat kakak sudah berjalan-jalan siap bermain lagi. Langsung ibu mengecek tempat kakak dukuk. Dan ternyata nasi timbel masih sisa setengah lagi dan ayam goreng nya pun tidak habis. Agak kecewa melihat kakak malah asyik main lagi tanpa menyelesaikan makannya setidaknya membereskan bekas makanannya. Tapi ya dipikir lagi, nasi timbel yg disediakan bukan porsi kakak tapi porsi orang dewasa, jadi sebenarnya alhamdulillah bersyukur sekali kakak bisa menyelesaikan makannya walaupun masih ada PR nya yaitu membereskan tempat makan setelah makan.
Dari cerita ini, ada pengalaman baru lagi untuk ibu bahwa ibu harus memulai memberi kepercayaan bagi kakak agar tumbuh rasa keberanian dan kemandirian.
#ceritabundarafif
#level2
#latihankemandirian
#bunsayiip
#kuliahbunsayiip
#tantangan10hari
Langganan:
Postingan (Atom)




